Tuesday, 24 January 2017

MAKALAH FUNGSI DAN PENTINGNYA PERENCANAAN DAN DESAIN PEMBELAJARAN Di Ajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Peren. Dan Desain pembelajaran

MAKALAH FUNGSI DAN PENTINGNYA PERENCANAAN DAN DESAIN PEMBELAJARAN
Di Ajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Peren. Dan Desain pembelajaran
                                                         
Dosen Pengampuh
Musta’in, M.Pd.I


Penyusun
Achmad Asrori
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Raden Santri
Gresik


BAB I
PENDAHULUAN


A.Latar Belakang

Belajar adalah suatu proses yang berlangsung di dalam diri seseorang yang mengubah tingkah lakunya, baik tingkah laku dalam berpikir, bersikap, dan berbuat. Pembelajaran merupakan proses transfer ilmu yang melibatkan sistem dalam dunia pendidikan yaitu; guru/pendidik, peserta didik, materi, tujuan dan alat. Dalam pembelajaran yang didesain atau direncanakan haruslahefektif dan efisien sehingga tujuan pembelajaran tercapai dan diterima dengan baik oleh peserta didik sehingga  tujuan nasional pendidik mampu dicapai dengan baik.
Dalam pembelajaran dan pendidikan seiring dengan berkembangnya pendidikan dan sistem pendidikan di Indonesia, seluruh elemen masyarakat, utamanya yang terkait langsung dengan pendidikan dituntut untuk lebih kreatif dan profesional untuk mengembangkan pendidikan. Selain itu, para pelaku pendidikan juga diharapkan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan bersama sesuai dengan kebutuhan dan tantangan pendidikan.
Untuk itulah pengetahuan mengenai desain dan perencanaan pembelajaran menjadi penting untuk diketahui sebagai calon pendidik. Desain dan perencanaan pembelajaran memiliki fungsi yang beragam yang kesemuanya bermuara pada tujuan yang sama yaitu agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan efektif dan efisisen sehingga output yang dihasilkan pun memiliki kualitas yang tidak diragukan.
Maka dalam makalah ini akan dibahas mengenai fungsi dan pentingnya desain dan perencanaan pembelajaran yang merupakanhal penting dalam suatu proses pembelajaran itu sendiri.

B.Rumusan Masalah


1.Apa Desain pembelajaran ITu?
2.Apa perencanaan Pembalajaran Itu?
3.Bagaimana Pentingnya Perencanaan Desain Pembelajaran?

C.Tujuan Masalah

Untuk mengetahui lebih dalam perencanaan dan desain pembelajaran.




BAB II
PEMBAHASAN

1.Pengertian Desain Pembelajaran
Desain Pembelajaran merupakan proses sistematis pengembangan paket pembelajaran menggunakan teori belajar dan teori pembelajaran untuk menjamin terwujudnya pembelajaran yang berkualitas. Proses dimaksud meliputi analisis kebutuhan dan tujuan belajar siswa, pengembangan sistem penyampaian untuk mencapai tujuan tersebut. termasuk di dalamnya pengembangan materi/ paket dan kegiatan pembelajaran, mengujicobakan dan mengevaluasi semua kegiatan pembelajaran dan aktifitas siwa.

Desain pembelajaran menurut istilah dapat didefinisikan:

1.Proses untuk menentukan metode pembelajaran apa yang paling baik dilaksanakan agar timbul perubahan pengetahuan dan keterampilan pada diri pembelajar ke arah yang dikehendaki (Reigeluth).

2.Rencana tindakan yang terintegrasi meliputi komponen tujuan, metode dan penilaian untuk memecahkan masalah atau memenuhi kebutuhan (Briggs).

3.Proses untuk merinci kondisi untuk belajar, dengan tujuan makro untuk menciptakan strategi dan produk, dan tujuan mikro untuk menghasilkan program pelajaran atau modul atau suatu prosedur yang terdiri dari langkah-langkah, dimana langkah-langkah tersebut di dalamnya terdiri dari analisis, merancang, mengembangkan, menerapkan dan menilai hasil belajar (Seels & Richey AECT 1994).

4.Suatu proses desain dan sistematis untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan efisien, serta membuat kegiatan pembelajaran lebih mudah, yang didasarkan pada apa yang kita ketahui mengenai teori-teori pembelajaran, teknologi informasi, sistematika analisis, penelitian dalam bidang pendidikan, dan metode-metode manajemen (Morisson, Ross & Kemp 2007).

Istilah pengembangan sistem instruksional (instructional system development) dan desain instruksional (instructional design) seringdianggap sama, atau setidak-tidaknya tidak dibedakan secara tegas dalam penggunaannya, meskipun menurut arti katanya ada perbedaan antara “desain” dan “pengembangan”. Kata “desain” berarti membuat sketsa atau pola atau outline atau rencana pendahuluan. Sedang “Pengembangan” berarti membuat tumbuh secara teratur untuk menjadikan sesuatu lebih besar, lebih baik, lebih efektif dan sebagainya.
Desain pembelajaran lebih memerhatikan pada pemahaman, pengubahan, dan penerapan metode-metode pembelajaran. Hal ini mengarahkan untuk memilih dan menentukan metode apa yang dapat digunakan untuk mempermudah penyampaian bahan ajar agar dapat diterima dengan mudah oleh siswa.

2.Pengertian Perencanaan Pembelajaran

Perencanaan Pembelajaran yaitu suatu proses yang dilakukan oleh guru dalam membimbing, membantu, dan mengarahkan peserta didik untuk memiliki pengalaman belajar serta mencapai tujuan pengajaran yang telah ditetapkan dengan langkah-langkah penyususnan materi pembelajaran, penggunaan media pengajaran, penggunaan metode dan pendekatan pengajaran, dan penilaian dalam suatu alokasi waktu yang akan dilaksanakan dalam waktu tertentu.
Selain itu, perencanaan pembelajaran memiliki beberapa fungsi diantaranya
-fungsi kreatif
-fungsi selektif
-fungsi komunikatif
-fungsiprediktif
-fungsi akuras
 fungsi pencapaian tujuan
-fungsi kontrol


3. Pentingnya Desain Pembelajaran

Tujuan Desain Pembelajaran
Tujuan desain pembelajaran adalah mencapai solusi terbaik dalam memecahkan masalah dengan memanfaatkan sejumlah informasi. Menurut Morisson, Ross & Kemp (2007) terdapat empat komponen dasar dalam perencanaan desain pembelajaran, yaitu :
1.Untuk siapa program ini dibuat dan dikembangkan? (karakteristik siswa atau peserta ajar)
2.Anda ingin siswa atau peserta ajar mempelajari apa? (tujuan)
3.Isi pembelajaran seperti apa yang paling baik dipelajari? (strategi pembelajaran)
4.Bagaiamanakan cara anda mengukur hasil pembelajaran yang telah dicapai? (prosedur evaluasi)
5.Peran Desain Pembelajaran
6.Agar belajar dapat bermakna dan efektif.
7.Agar tersedia atau termanfaatkan sumber belajar
8.Agar dapat dikembangkan kesempatan atau pola belajar
9.Agar belajar dapat dilakukan siapa saja secara berkelanjutan

Fungsi Desain Pembelajaran
1.Meningkatkan kemampuan pembelajaran (instruktur, guru, widyaiswara, dosen, dll)
2.Menghasilkan sumber belajar.
3.Mengembangkan sistem belajar mengajar.
4.Mengembangkan organisasi menjadi organisasi belajar.
5.Sebagai petunjuk arah kegiatan dalam mencapai tujuan.
6.Sebagai pola dasar dalam mengatur tugas dan wewenang bagi setiap unsur yang terlibat dalam kegiatan
7.Sebagai pedoman kerja bagi setiap unsur, baik unsur guru maupun murid.
8.Sebagai alat ukur efektif tidaknya suatu pekerjaan, sehingga setiap saat diketahui ketetapan dan kelambatan kerja.
9.Untuk bahan penyusunan data agar terjadi keseimbangan kerja.
10.Menghemat waktu, tenaga, alat dan biaya.

Desain pembelajaran memegang peranan penting dalam peningkatan kualitas pembelajaran, hal ini dimungkinkan karena dengan merancang desain pembelajaran, seorang desainer (dalam hal ini guru) memiliki peran vital dalam merumuskan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Dengan memiliki kesadaran akan pentingnya tujuan pembelajaran, maka guru akan berupaya untuk melakukan berbagai aktifitas dalam rangka mewujudkan tujuan pembelajaran, seperti merumuskan bahan instruksional, memilih strategi instruksional, memilih media dan alat pembelajaran, merancang alat evaluasi, dan lain sebagainya.
Dengan kesadaran dan keinginan dari guru untuk merancang desain pembelajaran yang berkualitas, diharapkan proses pembelajaran akan berlangsung secara menyenangkan, menarik, dan tentu saja berorientasi pada tujuan umum yang ingin dicapai. Dampaknya, secara langsung maupun tidak langsung akan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.




BAB III
KESIMPULAN

Desain Pembelajaran merupakan proses sistematis pengambangan paket pembelajaran menggunakan teori belajar dan teori pembelajaran untuk menjamin terwujudnya pembelajaran yang berkualitas. Desain Pembelajaran memiliki beragam fungsi yaitu meningkatkan kemampuan pembelajaran (instruktur, guru, widyaiswara, dosen, dll), menghasilkan sumber belajar, mengembangkan sistem belajar mengajar, mengembangkan organisasi menjadi organisasi belajar, sebagai petunjuk arah kegiatan dalam mencapai tujuan, sebagai pola dasar dalam mengatur tugas dan wewenang bagi setiap unsur yang terlibat dalam kegiatan sebagai pedoman kerja bagi setiap unsur, baik unsur guru maupun murid, dan lain sebagainya.
Sementara Perencanaan Pembelajaran yaitu suatu proses yang dilakukan oleh guru dalam membimbing, membantu, dan mengarahkan peserta didik untuk memiliki pengalaman belajar serta mencapai tujuan pengajaran yang telah ditetapkan dengan langkah-langkah penyususnan materi pembelajaran, penggunaan media pengajaran, penggunaan metode dan pendekatan pengajaran, dan penilaian dalam suatu alokasi waktu yang akan dilaksanakan dalam waktu tertentu.
Selain itu, perencanaan pembelajaran memiliki beberapa fungsi diantaranya fungsi kreatif, fungsi selektif, fungsi komunikatif, fungsiprediktif, fungsi akurasi, fungsi pencapaian tujuan, fungsi kontrol.


DAFTAR PUSTAKA

-Gulo, W.Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Grasindo, 2002.
-Firdaus.Undang-Undang Guru dan Dosen. Jakarta: Departemen Agama RI, 2006.
-Gafur, Abdul.Desain Pembelajaran: Konsep, Model, dan Aplikasinyadalam Perencanaan Pelaksanaan Pembelajaran. Yogyakarta: Ombak, 2012.
-Harjanto.Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta, 2008.
-Riyanto, Yatim.Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta: Kencana, 2009.
-Majid, Abdul.Perencanaan Pembelajaran. Bandung: Penerbit Rosda Karya, 2011.

http://andinurdiansah.blogspot.com/2011/11/manfaat-dan-fungsi-perencanaan.htmlhttp://leoriset.blogspot.com/2013/11/pentingnya-desain-pembelajaran.html




Achmad Asrori

20 maret 2016

No comments:

Post a Comment