MAKALAH MEDIA PEMBELAJARAN PAI
TENTANG KLASIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN
Di Ajukan Untuk Memenuhi Tugas
Mata Kuliah Media Pembelajaran PAI
Dosen Pengampuh
Abdul Malik, S.Ag
Penyusun
Achmad Asrori
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Raden Santri
Gresik
PEMBAHASAN
KLASIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN
Media
pembelajaran banyak sekali jenis dan macamnya. Mulai dari yang paling sederhana
dan murah sampai media yang paling canggih dan mahal harganya. Ada media yang
dapat dibuat oleh guru sendiri dan ada media yang diproduksi pabrik. Ada media
yang sudah tersedia di lingkungan yang langsung dapat kita manfaatkan, ada pula
media yang secara khusus sengaja dirancang untuk keperluan pembelajaran.
Meskipun media banyak ragamnya, namun kenyataannya tidak banyak jenis media
yang biasa digunakan oleh guru di sekolah.
Beberapa
media yang paling akrab dan hampir semua sekolah memanfaatkan adalah media
cetak (buku) dan papan tulis. Selain itu, banyak juga sekolah yang telah
memanfaatkan jenis media lain seperti gambar, model, overhead projektor (OHP)
dan obyek‑obyek
nyata. Sedangkan media lain seperti kaset audio, video, VCD, slide (film
bingkai), serta program pembelajaran komputer masih jarang digunakan meskipun
sebenamya sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar guru. Meskipun demikian,
sebagai seorang guru alangkah baiknya Anda mengenal beberapa jenis media
pembelajaran tersebut. Hal ini dimaksudkan agar mendorong kita untuk mengadakan
dan memanfaatkan media tersebut dalam kegiatan pembelajaran di kelas
Ada
berbagai cara dan sudut pandang untuk menggolongkan jenis media.
Rudy
Bretz (1971), misalnya, mengidentifikasi jenis‑jenis
media berdasarkan tiga unsur pokok, yaitu: suara, visual dan gerak. Berdasarkan
tiga unsur tersebut, Bretz mengklasifikasikan media ke dalam delapan kelompok,
yaitu:
(1)
media audio,
(2)
media cetak,
(3)
media visual diam,
(4)
media visual gerak,
(5)
media audio semi gerak,
(6)
media semi gerak,
(7)
media audio visual diam, serta
(8)
media audio visual gerak.
Anderson
(1976) mengelompokkan media menjadi sepuluh golongan sebagai berikut:
No.
Golongan
Media
Contoh
dalam Pembelajaran
1.
Audio
Kaset audio, siaran radio, CID, telepon
2.
Cetak
Buku pelajaran, modul, brosur, leaflet, gambar
3.
Audio cetak
Kaset audio yang dilengkapi bahan tertulis
4.
Proyeksi visual diam
Overhead transparansi (OHT), film bingkai
(slide)
5.
Proyeksi audio visual diam
Film bingkai (slide) bersuara.
6.
Visual gerak
Film bisu
7.
Audio
visual gerak
Film
gerak bersuara, video NCD, televisi
8.
Obyek
fisik
Benda
nyata, model, spesimen
9.
Manusia
dan lingkungan
Guru,
pustakawan, laboran
10.
Komputer
CAI
(pembelajaran berbantuan komputer) dan CBI (pembelajaran berbasis komputer)
Sementara
itu, Schramm (1985) menggolongkan media atas dasar kompleksnya suatu media.
Atas dasar itu, Schramm membagi media menjadi dua golongan yaitu:media besar
(media yang mahal dan kompleks) dan media kecil (media sederhana dan murah).
Termasuk
media besar misalnya: film, televise, dan video NCD, sedangkan yang termasuk
media kecil misalnya: slide, audio, transparansi, dan teks. Selain itu Schramm
juga membedakan media atas dasar jangkauannya, yaitu media masal (liputannya
luas dan serentak), media kelompok (liputannya seluas ruangan tertentu), dan
media individual (untuk perorangan).
Termasuk
media masal adalah radio dan televisi. Termasuk media kelompok adalah: kaset
audio, video, OHP, dan slide. Sedangkan yang termasuk media individual adalah:
buku teks, telepon, dan program komputer pembelajaran (CAI).
Sebagian
ahli lain mengelompokkan media berdasarkan pada tingkat teknologi yang
digunakan, mulai dari media dengan teknologi rendah hingga yang menggunakan
teknologi tinggi.
Jika
media digolongkan atas dasar tingkat teknologi yang digunakan, maka
penggolongan media sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi.
Media
tertentu akan dapat mengalami perubahan dalam penggolongannya. Misalnya, pada
tahun 1950‑an,
media televisi dikategorikan media paling tinggi.
Tetapi
kemudian pada tahun 1970‑an kategori tersebut bergeser dengan
hadirnya media komputer. Pada masa tersebut, komputer digolongkan pada media
dengan teknologi yang paling tinggi. Tetapi dewasa ini media komputer tergeser
kedudukannya dengan adanya program.
Sumber
PUSDIKLAT TENAGA TEKNIS KEAGAMAAN TAHUN 2006
Penyusun: Achmad Asrori

No comments:
Post a Comment